El pasado domingo 1 de noviembre, un camión mezclador de cemento perdió el control y embistió a un grupo de personas que esperaba el transporte público en la ciudad de Bekasi, Indonesia. En TV Azteca Puebla te contamos los detalles del percance que dejó seis personas muertas y seis lesionados.
¿Cómo ocurrió el accidente que dejó seis muertos en Indonesia?
De acuerdo con los primeros reportes, el vehículo pesado circulaba por una pendiente cuando presuntamente sufrió una falla en los frenos, por lo que el conductor no pudo detener su marcha; intentó desviarse hacia el muro de acceso de un campus universitario, pero terminó impactando contra la parada de autobuses y volcó sobre uno de sus costados.
El percance dejó seis personas muertas, entre ellas dos menores de edad, y seis lesionados; los servicios de emergencia trasladaron a los sobrevivientes a distintos hospitales para recibir atención médica.
💥Kecelakaan maut merenggut korban jiwa terjadi di Kota Bekasi.💥 Sebuah truk molen bermuatan besar dengan nomor polisi B 9548 MV diduga mengalami pecah ban dan rem blong hingga terguling dan menghantam kerumunan warga di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Insiden tragis yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ini mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya luka-luka. Peristiwa mencekam ini bermula saat truk molen melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) menuju simpang Rawa Panjang. Ketika melintasi jalanan menurun di dekat Jembatan Tol depan kampus Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), truk diduga kuat mengalami gagal fungsi pengereman. Menurut keterangan saksi di lokasi, sopir sempat berupaya untuk menghentikan laju kendaraan secara paksa dengan menabrakkannya ke tembok gerbang kampus BSI. Namun kerasnya benturan tidak mampu menghentikan truk molen yang berbobot berat tersebut. Truk tetap melaju tak terkendali hingga menyapu kerumunan warga yang tengah berdiri menunggu bus di halte. Laju truk baru terhenti setelah kendaraan besar tersebut terguling dan menutup setengah badan jalan. Pihak Satlantas Polres Metro Bekasi Kota mengonfirmasi bahwa total korban dalam insiden ini mencapai 12 orang. Enam korban yang dinyatakan meninggal dunia langsung dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi dan RS Siloam Rawalumbu. Sementara itu, enam korban lainnya yang mengalami luka-luka dilarikan ke RS Juwita dan RS Siloam Rawalumbu untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
— INDONESIA BANGET 🇮🇩 (@KonspirasiID_) November 2, 2026
¿Qué se sabe del conductor del camión que volcó en Indonesia?
El conductor fue detenido mientras continúan las investigaciones; además, las autoridades descubrieron que la unidad llevaba seis años sin someterse a las inspecciones técnicas obligatorias.













